Saturday, July 17, 2010

Cinta di dalam Gelas

Begitu tutup buku, endingnya bikin aku sama terkejutnya dengan cerita-cerita yang ada di dalamnya....
Maryamah Karpov? geli tapi juga takjub halah pokoknya jadi satu...
Ada pikiran, sepertinya Andrea Hirata salah minum obat, jadi kebalik kasih judul, tapi ada juga kekaguman... weizzz sengaja neh dia bikin alur yang meloncat-loncat biar sama misteriusnya ama isi critanya... biar sama nggak nyambungnya ama judul bukunya hehehehe...
Atau, sengaja neh dia bikin gini supaya penulis-penulis yang punya hobby mencuri kesempatan untuk mendapatkan ketenaran bisa ikutan nimbrung nama...

knapa emang? lha iya, di buku ke-3 dari trilogi Laskar Pelangi, Maryamah Karpov, nggak ada sedikitpun crita tentang si Maryamah Karpov, cuman secuil aja info klo dia suka juga nongkrong di warung kopi dan mengajarkan catur dengan strategi Karpov, udah gitu aja, selebihnya cerita memperjuangkan cinta.. dan cinta...dan cinta...
(jujurnya sih... dengan inti critanya rada membosankan, emang bener ya kalo ngomongin cinta orang lain kadang membosankan dunia serasa cuman itu dan itu aja, nggak ada apapun yang nggak ada hubungan ama itu dan itu... heleh....tapi ya begitu gaya Andrea Hirata tetep bikin yang ngebaca nggak bisa berenti kecuali udah tamat hehehe....)

Barangkali karena Si Maryamah Karpov tuh porsi critanya nggak sebesar judul bukunya, aku yakin banyak juga pada saat itu yang ngerasa seperti aku, (aku sempetin search blog... asli buanyak banget yang mencoba menganalisa ketidakcucokan judul dan isinya...) kecewa dan bertanya mana Maryamahnya? Eh, lagi jalan-jalan di Gramedia ada buku, "Maryammah Kapok - Asma Nadia" lebih banyak Maryamah ada disini.... Geli aja ngeliat covernya, tapi aku nggak tertarik sama sekali buat beli, biarpun isinya menghibur dan nggak ada hubungannya dengan Maryamah Karpov, cuman ada sedikit dari bagian diriku terlukai hahahahaha.... ya begitulah kalo udah terlanjur cinta, biar mengecewakan tapi tetep ada rasa nggak terima juga kalo ada yang sengaja ato tidak sengaja membuat statement yang menyudutkan....

Tapi dengan ngebaca Dwilogi Padang Bulan dan Cinta di dalam Gelas, nggak masalah kang Andre bahkan kalo judulnya sama sekali nggak ada hubungannya ama isinya... hehehe...
SUPER! You are the true story teller.... I like it! (gayanya Riyanti di Indonesia Mencari Bakat)

Hidup Maryamah... Maryamah Karpov yang akhirnya kutemukan....
*lebay.com*

Thursday, July 15, 2010

Padang Bulan

".... , dan karena Tuhan menciptakan manusia dengan hati dan pikiran yang boleh punya jalan masing-masing, penghormatan seharusnya tidak memerlukan pengertian" (Mozaik 39 : hal.237)
Barangkali begini ya jadinya kalo orang dengan kemampuan matematis diatas rata-rata orang pada umumnya dan dia tertarik dengan sejarah tapi juga berjiwa seni.... Selain Pak Mario Teguh, kertas koran dan Farmville, Andrea Hirata juga menarik buat gw... banyak hal bisa dipelajari dari cara penuturannya yang mengalir....

Recommended 5 stars

Thursday, December 24, 2009

Psychology of money

Ini neh ujian terberat mo jadi seorang milliuner... terus terang aja aku masih belon bisa meyakinkan otakku untuk bersahabat bahwa 1M tuh dikit!!! Sangat sedikit, 1M dari tumpukan lembar 100ribuan bahkan klo dimasukkan ke dalam kardus AQUA gelas cuman setengahnya aja, nggak penuh!!!!... artinya dikit banget kan?!
Ini neh yang ngebikin Pak Adi frustasi (*aku rasa hehehehe...), diajak dapet 1M ngebayangin aja kok usah...

"kebanyakan orang mengira 1M tuh sangat banyak, padahal kenyataannya enggak. Akibatnya telah terbentuk anggapan seolah-olah uang 1M itu banyak sehingga orang berpikir pasti sulit untuk mendapatkannya. Jika orang berpikir demikian, mereka akan sulit menjadi miliuner".

Sementara ini untuk memvisualisasikan 1M yang cuman dikit, kita sengaja bikin copy printing duit 100ribuan sejumlah 1M, memang luar biasa.. cuman dikit ditentengin di dalam kantong plastik aja cuman pake kantong plastik kecil... nggak berat juga...

Klo mengutip
dari kata-katanya Pak Hartono, sebenarnya uang bersifat psikologis. Artinya uang akan datang pada Anda secara berlimpah-limpah atau tidak sangat ditentukan dari cara berpikir Anda dalam menilai jumlah uang. 1M tuh sedikit artinya akan sangat mudah untuk didapatkan!

set mode on *1M itu sedikit*

Inspired by The Secret of Money -
Petrus G.Hartono

Sunday, November 22, 2009

Being an entrepreneur

Let's get started our own business...

Sekarang ini memang bisa disebut era enterpreuner, orang banyak berbondong-bondong untuk menjadi pengusaha, hanya modal beberapa barang aja, ibu-ibu rumah tangga udah bisa jualan On-Line dan tiba-tiba jadi pengusaha. Memang mudah memulai sebuah usaha selama ada kemauan, tapi setelah itu... what's next?

Ternyata banyak hal yang perlu dipelajari seiring denga berjalanan bisnis. Semakin besar sebuah bisnis semakin besar pula tuntutan kepada diri sendiri untuk berkembang. Neh, dari buku The One Minute Entrepreneur banyak hal-hal penting yang bisa dijadikan catetan, kalo Jud bilang, usahakan untuk selalu bikin catetan mengenai kebijaksanaan yang dibaca, didengar dan dilihat lalu diintisarikan kedalam "Hikmah Satu Menit"...

Aku udah pilih sedikit neh.. yang aku sesuaikan dengan kebutuhanku saat ini:

~ Apa yang benar jauh lebih penting dari pada siapa yang benar (aku pilih ini buat mengingatkan diri aku sendiri... ntar kalo udah jadi bos jangan mentang-mentang besar, kaya dan terkenal. Tapi tetap harus memegang prinsip "berpegang selalu pada yang benar" dan kalo ternyata karyawan menyampaikan sesuatu yang benar, hargai itu. Sebenernya mulai dari sekarang juga udah harus dijalankan, so siapapun orangnya selama mereka memegang prinsip yang benar, just respect and follow!)

~ Pandulah penjualan dengan kedua telinga Anda (artinya, sabar dan jadilah pendengar yang baik, bukan napsu aja pengen segera jualan, aku seringnya blank enggak mendengarkan dengan baik, akibatnya blank juga deh ama kesempatan yang ada)

~ Karakter dan nilai-nilau harus lebih diutamakan dibanding kepribadian dan penampilan (karena ternyata karakter lebih dominan dan berpotensial menjadi masalah, so pilih mereka yang berkarakter mulia untuk diajak berkerja sama dalam kemuliaan)

~ Pelanggan Anda adalah sumber dari kelangsungan hidup Anda - buat mereka yang membayar tagihan (hehehe... ini neh penting banget, seringnya seorang pengusaha nggak punya keberanian untuk tegas dalam hal pembayaran, takut dibilang tidak kooperatif lah, takut dicap pelit dan yang parah takut pelanggannya ilang, padahal mendingan ilang aja dari pada nggak bayar...)

masih banyak sih point-point yang kudu dicermati klo pengen tetap eksis dalam sebuah bisnis, cuman beberapa hal diatas neh yang buat aku sendiri sementara ini cukup untuk menjadi catatan kaki....
selamat berwira usaha....

Wednesday, November 4, 2009

Be ready for the worst!

Menyiapkan diri untuk segala kemungkinan terburuk, bukan berarti terus pesimis lho. Banyak orang kecewa karena nggak siap ketika apa yang direncanakan ternyata tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya. Justru dengan mempersiapkan diri lebih awal untuk segala kemungkinan terburuk, insyaallah nggak ada lah istilah kecewa.
Dalam bukunya John Maxwell, dia ngutip dari J. wallace Hamilton; "orang berlatih untuk meraih sukses, padahal seharusnya mereka berlatih untuk menghadapi kegagalan. Kegagalan adalah jauh lebih umum dari pada sukses, kemiskinan jauh lebih menjamur dari pada kekayaan dan kekecewaan jauh lebih normal dari pada kepuasan".
Tapi coba deh sharing tentang bagaimana kebangkrutan atau kerugian untuk seorang pengusaha dengan orang yang dia baru akan memulai sebuah bisnis... kebanyakan dari mereka akan lari, bahkan nggak mau denger yang namanya rugi apalagi bangkrut.
Pengalaman neh, awal-awal mau memulai usaha, aku sendiri lebih banyak dilenakan dengan profit yang ntar bakalan didapat, untungnya dulu yang diitung, itu untung ( baca: duit ) belon ada ditangan, udah bikin perencanaan barang-barang yang akan dibeli, bahkan saking Pe-De-nya udah berani ngutang ato kredit. Padahal tuh duit belon ada ditangan, baru itungan di atas kertas, itupun didapat berdasarkan rancangan subjektif, idealnya kalo semua berjalan sesuai dengan rencana sendiri. Lupa deh kalo sebenernya manusia boleh berencana, tapi selalu ada yang berhak untuk menentukan segala sesuatu.
Kadang susah neh masuk kalo langsung membicarakan Tuhan sebagai pemegang hak prerogative untuk membuat keputusan atas hidup hambaNYA. Kenapa susah, karena Dzat yang Maha Agung ini berada tidak pada urutan pertama sebagai prioritas hidupku. Makanya terdengar lebih masuk akal kalo yang dilibatkan adalah faktor riil diluar diri yang nggak bisa dikontrol, misal; kebijakan pemerintah yang mengakibatkan rupiah menguat ( jujur neh kadang jadi sedih kalo rupiah menguat hehehehe... ), buyernya yang tiba-tiba kena stroke dan nggak punya penerus untuk usahanya (padahal telanjur tuh dia placing order), atau tiba-tiba aja kena gempa bumi, walah masih banyak lagi deh kemungkinan-kemungkina buruk yang sebenernya sangat perlu untuk dipelajari dan dipersiapkan.
Kalau udah tau rugi dan untungnya berbisnis atau apapun lah tindakan dalam hidup ini, biasanya yang timbul adalah sikap waspada, hati-hati dan tidak gegabah, maksudnya nggak asal duitnya banyak, untungnya besar, kedengerannya seneng, rasanya enak dan masih banyak yang kedengarannya manis-manis, gula-gula hehehehe....
Karena itu orang-orang besar cenderung lebih santai ngejalanin hidupnya, karena mereka sudah berhitung dari awal faktor resiko, baik itu resiko berhasil maupun gagal,
Resiko adalah konsekwensi negative yang selalu akan ada dalam setiap tindakan atau pun setiap hal.
Dan apapun yang akan dihadapi, sebagai seorang muslim yakinlah bahwa itulah kehendak Tuhan yang terjadi dalam hidup kita, kalo sukses memang itu janji Tuhan untuk hamba-hambanya yang bersungguh-sungguh, sebaliknya kalo gagal... cek lah diri sendiri barang kali masih ada sifat serakah dalam diri ini....
Hidup itu banyak pilihan dan kita bebas untuk memilih akan tetapi kita tidak bebas
memilih konsekwensinya.
~TungDesem waringin~

Saleman's handbook!



Kalo inget reaksi temennya mamak neh begitu nanyain,
"mbak ita sekarang kerja apa?"
"saya sales bu..."
"Masak sih...?", ya gitu deh ekspresinya sambil dia ngeliatin nyokap gitu sepertinya minta persetujuan.... sementara yang diliatin cengar-cengir...
Kira-kira begitulah kebanyakan reaksi massa tentang seorang sales. Bisa jadi mungkin temen mamak tuh nggak bisa ngebayangin, aku bawa panci keliling door-to-door hahahahaha....
Please deh!
Menurut Robert T. Kiyosaki, untuk menjadi orang kaya kita perlu
satu lagi kemampuan selain menghasilkan passive income, yaitu kemampuan kita untuk menjual!
Tak pikir-pikir, emang kesalahan seorang sales sendiri sih, suka main paksa aja ke customer, approaching dengan pendekatan yang enggak banget... dan enggak pernah membekali diri dengan ketrampilan berkomunikasi, akibatnya selain kuntilanak dan hantu cassablanca, sales juga dihindari orang, males klo ketemu sales!
Padahal profesi sales adalah profesi yang sangat menantang, butuh ketrampilan yang tidak hanya komunikasi tapi juga ketrampilan mengenai manusia, kebutuhan dan permasalahannya. Kalo belajar dari orang-orang sukses yang kaya, rata-rata mereka memulainya dari menjadi seorang salesman. Karena seorang sales itu compleks, harus selalu belajar dari yang terbaik dibidangnya. Sales perlu belajar dari seorang dokter untuk membuat data base customernya secara lengkap dan akurat, perlu juga belajar dari seorang pengacara untuk membuat 1001 pertanyaan dan mengarahkan kepada tujuan, masih banyak lagi... selalu belajar dari yang terbaik dibidangnya.
Kenapa harus belajar untuk menjual? karena setiap kesempatan dibuat dengan diawali adanya penawaran, bahkan ide sekalipun, jadi klo nggak bisa atau parahnya nggak berani menawarkan artinya kesempatan itu nggak pernah terbuka.
"Kita adalah merk, dan setiap kali orang menyentuh merk anda
usahakan untuk memberi mereka "pengalaman yang menyenangkan
"
-Richard Denny-
Dari 2 buku yang udah aku baca tuh kiat-kitanya buanyak banget, dan 2-2-nya sepakat, practise makes perfect. Jadi lagi-lagi kata kuncinya adalah PRACTISE!

Tuesday, November 3, 2009

Tuhan inilah Proposal hidupku...


Workbook yang simple banget dan mudah banget untuk diapplikasikan... thanx alot Om Jamil.
Kalo mengutip kata-kata Pak Mario Teguh, "... hati-hati dengan persepsi anda tentang diri anda...", nah di workbook by Om Jamil neh kita diberi guidance untuk menggambarkan seperti apa diri kita dan kualitas diri yang ingin kita capai.

How precious you are, it is depend on how you respect yourself.

Tapi yang jelas setelah baca buku ini dan menuliskan semua yang ingin aku capai untuk masa depan, satu kunci yang itu akan menentukan seserius apa propoal hidup itu dibikin, yaitu... ACTION!!!

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada ALLAH dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya
untuk hari esok
(akhirat), dan bertaqwalah kepada ALLAH,
Sungguh ALLAH Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan" Q.s. 59 (Al-Hasyr) :18

LINTANG... my beloved inspiration...

Semua orang juga kenal neh tetralogi Laskar Pelangi....
Spechless deh....
Buku-buku itu adalah buku-buku tercepat selesai yang pernah aku baca... hehehe... kebayangkan Laskar Pelangi tuh tebel banget, tapi dalam 1hari bablas deh.... lanjut hari kedua Sang Pemimpi, setengah hari doang bablassss... lanjut Edensor...

Setuju banget neh, dibuku ini menangis dan tertawa bisa dilakukan bersama-sama... asik banget, kocak dan pesan moralnya itu yang bikin ini juga buku terserius yang pernah dibikin...


Persoalannya adalah apakah anda seorang religius, seorang darwinian atau sekedar seorang oportunis? Pilihan sesungguhnya hanya antara religius dan darwinian, sebab yang tidak memilih adalah oportunis! Yaitu mereka yang berubah-ubah sikapnya sesuai situasi mana yang akan lebih menguntungkan mereka. Lalu pilihan itu seharusnya menentukan perilaku dalam menghagai hidup ini. Jika Anda seorang darwinian, silakan berperilaku seolah tak ada tuntutan akhirat, karena bagi Anda kitab suci yang termaktub bahwa manusia berasal dari Nabi Adam adalah dusta. Tapi jika Anda seorang religius maka Anda tahu bahwa teori evolusi itu palsu dan ketika anda tak kunjung mempersiapkan diri untuk dihisab nanti dalam hidup setelah mati, maka dalam hal ini Anda tak lebih dari seorang sekuler oportunis yang akan dibakar di dasar neraka!”
- laskar pelangi -

Reaksi aku begitu selesai baca Laskar Pelangi, ada juga ya orang yang Logiknya sangat kuat tapi berimbang dengan spiritualnya. Belakangan neh aku dapet tips;
"bacalah Al-qur'an setiap hari beserta terjemahannya, karena ternyata akan melatih kita lebih peka dan tersistematis dalam berpikir" - Pak Adi -

Sunday, November 1, 2009

the Secret, Law of Attraction vs the Ultimate Secret = Quantum Ikhlas

itu judul buku sengaja aku urutin, sebab musababnya nggak cuman ngurut pas beli dan ngebacanya, tapi ternyata emang udah diatur begitu karena emang ada tujuannya.


The Secret dan Law of Attraction, cenderung lebih ringan dan lebih mudah untuk dicerna. Klo disimpulin neh, di dalam kedua buku itu proses dreams kita dibuat hanya mentok sampai alam semesta aja, makanya digambarkan oleh Rhonda Byrne bahwa alam semesta itu seperti katalog, yang didalamnya semua impian kita sudah ada, apalagi divisualisasiin sebagai Aladin's jinn yang akan ngabulin semua permintaan kita, kita tinggal minta, berterima kasih dan menerima. Bagus sih buat warming up, tapi klo buat aku, kurang pas untuk dikonsumsi oleh muslim, khususnya dimana kita seharusnya mengembalikan keyakinan akan bagaimana sebuah permintaan dikabulkan..

Sementara di the Ultimate Secret, disini lebih lugas dikupas, bahwa apa yang ditulis di the Secret dan Law of Attraction tuh semua udah kita miliki lebih dari 1400 tahun yang lalu, yaitu ada di dalam Al-Qur'an. Fakta-fakta dan komparasinya jelas banget, mungkin emang sengaja dibuat untuk bikin tandingannya the Secret. It's cool karena akan mudah banget membantu sodara muslim kita supaya banyak gitu referensinya, apalagi yang berbau trend suka mudah membuat terkagum-kagum dan melupakan

Nah klo ini neh, jagoan... T-O-P-B-G-T, salut banget buat Om Erbe, Quantum Ikhlas & Zona Ikhlas, klo yang demen ama IT dan berbau-bau science dijamin nggak akan complain deh, cara Om Erbe ngejabarin bagaimana berbicara alam quanta dan alam nyata, cool banget, Hi-tech... hehehehe
Bagaimana mengakses alam bawah sadar kita dan bagaimana memaximalkan yang 80% dengan mengakses zona ikhlas kita. Amazing!!!
Aku nggak akan ngupas ato bedah buku, blon kapasitasnya neh :) cuman semua itu bisa jadi referensi. Berdoa saja, meminta aja pasti akan terkabul. Insyaallah, asal tau bagaimana caranya, hidup seperti yang kita inginkan akan sangat mudah sekali didapatkan. Sekali lagi Insyaallah....

Friday, May 8, 2009

What book have to read?

"Hati-hati dengan buku yang anda baca dan
teman-teman yang anda temui
karena 5 tahun kedepan hidup Anda tergantung
dari itu...
"
- Mario teguh -

Aku bener-bener ngerasain kok bedanya, dengan banyak membaca berbagai referensi aku merasa menjadi orang yang lain. Bayangin dengan kemampuan menyerap yang pas-pasan aja udah bisa merubah pandangan, pola pikir yang otomatis mempengaruhi tindakan yang berbeda dari kebanyakan orang pada umumnya. Selebihnya perubahan karena orang-orang yang tiap hari aku gauli (nggak enak banget kedengarannya; baca: temui-red).

Nah tahab selanjutnya adalah, baca lebih banyak, temui lebih banyak orang-orang yang "tepat" dan ajukan pertanyaan yang bombastis, fantastis, fenomenal, dasyat dan luar biasa.... yaitu; awali semuanya dengan "Apa dan Bagaimana..... ?"

Klo pengen tau buku apa aja yg baru sempet aku baca, please kindly dropby to Book Corner