Saturday, July 9, 2011

Big Brother

Setiap hari acara tivi malem yg gw tunggu cuman Big Brother Indonesia. Nggak tau knapa dari awal kok suka aja ngikutin acaranya, apalagi sekarang ini setelah tersaring hanya beberapa housemate dengan karakter yang beda-beda banget dan sangat mencolok...
Kalo mau diambil pelajarannya sangat banyak dan itu keseharian kita banget...

"Iri, dengki, serakah, ingin menang sendiri, merasa sok jagoan... namun ada juga kasih sayang, kebersamaan, empati, sportivitas..."

Satu hal sebenernya yang paling menarik buat gw, pernah kah terbayangkan seandainya saja hidup kita, keseharian kita terekam dan diputar saat itu juga, kira-kira apa yang bakal loe rasain?
Adek gw ngejawab, "yang ada cuman nyesel dan nyesel dan nyesel...". Memang bener, banyak kesalahan dan kejahatan yang sudah merendahkan martabat manusia hanya karena hal-hal sepele, remeh temeh... Hanya karena tidak mau bersabar, tidak bisa menerima dan salah paham. Kalau selagi hidup saja rasanya tak akan kuasa melihat rekaman keseharian kita apalagi kelak, ketika semua yang terekam akan diputar secara berurutan, detail dan sangat nyata...
"Astaghfirullah Ya Allah, jauhkan aku dari segala fitnah dunia, tutuplah aibku dalam kehidupan duniaku juga dalam kehidupan akheratku kelak, jauhkan aku dari murkaMU, Ampuni aku Ya Ghoffar... Ampuni aku Yaa Rahiiim... Ampuni aku..."

Saturday, June 18, 2011

Suksesku mana?

"perbaiki yg dilakukan,
perbaharui caranya,
atau kedua-duanya baru berhak mengharapkan hasil yang baru!"
Lama gw pikir-pikir dan gw rasain, kehidupan ini tidak semakin mudah memang namun hanya untuk orang yang tidak belajar. Sebaliknya, harusnya hidup ini semakin mudah dan menyenangkan untuk orang-orang yang sudah menghabiskan seperempat abad hidupnya di dunia ini....

Lantas mengapa, suksesku tak kunjug datang... ?
(... tapi itu kata orang, karena mereka menghitung setiap coin yang masuk dan setiap coin yang keluar...)
tapi apa mereka keliru? atau sebaliknya?
Apapun itu yang aku rasa, lebih akan selalu membawa kemudahan ;)

jadi apa dong yang sebenernya terjadi dengan kehidupan gw?
check....

"perbaiki yg dilakukan,
perbaharui caranya,
atau kedua-duanya baru
berhak mengharapkan hasil yang baru!"

Thursday, May 20, 2010

Upaya is the only way out!

"Tuhan yang menjadikannya dan manusia hanya berusaha"
Sepintas kata-kata diatas terdengarannya baik, wise dan penuh keberserahan kepada Tuhan...
Tapi setelah dikupas oleh Pak Mario, ternyata tidak seperti kedengerannya...
fabulous... fabulous... fabulous... !!!
Secara global ada benarnya tapi dan juga salahnya. Kalau ditilik dari "hanya berusaha", berusaha kok hanya...
Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu berusaha, artinya siapa yang paling bertanggung jawab mengubah nasibnya? Manusia itu sendiri...
Karena upaya is the only way out!
So, mari dirumuskan;
Upaya = doa + tindakan

Jadi sangat jelas ya, doa adalah buster untuk tindakan kita yang dengan begitu mengijinkan Tuhan untuk mempermudah keberhasilan kita.

"Keberhasilan bukan di alam rencana tapi di alam tindakan"

Wednesday, December 23, 2009

the secret of future...

lagi males-malesnya, lagi bete-betenya, klik ngebuka newsletter dari ThinkTQ.com kok dikasi quote...
"The secret of your future is hidden in your daily routine."
~ Mike Murdock
Waaaa... artinya neh masa depan gw bisa madesu gara-garanya... males terus dipeliara, sholat kagak dijaga, berdoa juga nggak bener-bener, kerja kok asal-asalan... Ngebantuin emak apa lagi... lagi error banget neh...

Ayoooo... katanya pengen jadi problem solver, professional salesman, Money maker....

Berapa banyak neh sales letter yang udah dikirim hari ini?
Berapa banyak tugas yang sudah terselesaikan dengan memuaskan?
Apa lagi neh strategi selanjutnya buat bener-bener JUALAN?
Bisnis plan-mu... udah kelar?
...
...
...

time is ticking close to end of 2009, 1 Muharram 1431H juga udah dilewati... BANGUN!!!!!!!

Tuesday, November 17, 2009

Give the best by doing the best!

"Kebaikan itu alami, semakin banyak kita memberikan kebaikan kepada banyak
orang semakin besar pula kebaikan-kebaikan untuk kita"
~Mario Teguh~
Kemaren neh (16.11.09) ada diskusi kecil dengan Mbak indri, Pak adi ama aku. Kebetulah mbak indri abis nemuin customernya yang udah 3taon berhubungan dan membeli dari dia. Tapi taon ini nih customer memutuskan untuk tidak membeli dari dia ( MEUBELINDO ), meskipun ada catatan kecil dari nih customer, dia berterima kasih atas referensi orang-orang yang qualified yang sekarang dia pakai, senang dengan komunikasi yang telah dibangun selama ini. Hanya satu hal nih customer tidak begitu happy, "I need good service, good product, good friend and GOOD PRICE", hehehehe....

Lha, dari situ Pak Adi nanya, "makanya sekarang diset apa yang menjadi prinsip kerja kalian?", maksudnya, ini supaya sebagai sales nggak terlalu lama terperangkap perasaan kecewa, nyesel dan takut nggak dapat order.

Akhirnya kita sepakat, "Give the best by doing the best!"
Mau prospect itu membeli atau tidak dari kita, saya bertekat untuk memberikan yang terbaik yang saya mampu untuk mereka.

Friday, May 8, 2009

DAILY Report

"Planning harian sama pentingnya seperti planning
mingguan.
Dengan Itu semua
pekerjaan menjadi terukur, mudah, efektiv dan produktivitas juga tinggi dan
waktu untuk memikirkan bisnis apa lagi selanjutnya akan semakin
banyak
", itu pesan-pesan sponsor kalo lagi jumat meeting.

Sebenernya pesan-pesan sponsor itulah awal dan dasar untuk setiap pekerjaan.
Memang terasa banget kalo report harian itu dilakukan secara rutin, nggak ada lagi yang namanya keburu-buru, juga nggak ada lagi judulnya, seandainya saja satu hari 36 jam.
Polanya kan gampang tuh, tiap sore sambil bersih-berih meja sebelum pulang, list aja yang belon kelar dikerjakan hari ini buat dikerjakan besok pagi, jangan lupa tandai yang jadi prioritas, baik pekerjaan dan waktunya.

Kadang ada satu pekerjaan yang membutuhkan perhatian ekstra, biasanya sambil diselipin kalo pas lagi relax malam-malam, selalu siapin catetan barang kali ada ide. Besok paginya bangun lebih awal ( kalo menurut Frank Bettger, buat kelompok pukul 6... kalo kita yang muslim sudah harus pasti bangun lebih awal ) liat lagi catatan untuk pekerjaan hari ini, sambil ngupi (nggak pakai L) selalu sediakan buku catatan dan pulpen, barang kali ada ide-ide yang muncul mendadak.
Nah waktu kerja, udah deh tinggal ngurutin aja yang ada di list, bikin catatan tiap pointnya kalo memang diperlukan.... Dan nggak harus kaku seperti yang ada dilist sih, hanya saja kan kita perlu guide line supaya pekerjaan itu terukur, sifatnya mempermudah dan fleksibel.

Gampangggggg banget dan sangat membantu, karena mencatat pekerjaan harian dan membuat prioritas, selain melatih menghargai waktu, secara bersamaan akan melatih otak kanan untuk bisa lebih kreatif, kalo sudah terbiasa, akan secara reflek prioritas itu terbaca dan hebatnya lagi nggak perlu memakan banyak waktu, semuanya terasa mudah dan gampang aja. Tiba-tiba seperti bermunculan cara-cara gampang menyelesaikan urusan.

Kalo ditarik garis lurus ke puncak cita-cita, pekerjaan harian neh seperti titik-titik lembut yang membentuk sebuah garis. Jadi harus ada hal-hal kecil yang harus dilalui untuk menuju puncak.... ini adalah stimulasi untuk mencapai target-target besar.

Nah kalo habit ini sudah mendarah daging dan secara otomatis menjadi reflek, pada akhirnya hanya dibutuhkan catatan-catatan pentingnya saja. Pada akhirnya lagi... dengan bernafas lega akan dengan enteng bilang, "mencapai target itu mudah!"

"Ya Allah beri aku kekuatan untuk melakukan secara konsisten dan terencana setiap jengkal dari rencana-rencana besarku kedalam rencana-rencana harianku yang kecil. Engkau boleh membuat aku sedikit mules kalo aku tidak konsisten dengan jalanku, tapi sedikit saja yang Allah"

Weekly Report Vs Weekly Plan

"Apa yang sudah dihasilkan minggu kemaren?... brapa persen pencapaiannya?"
"Trus, apa rencana minggu depan?"

Biasanya aku puyeng duluan deh klo udah ditanyain gitu, harusnya sih enggak perlu kalo memang daily reportnya kebikin dengan rapi dan continue.
Kebayangkan polanya, laporan harian dari pekerjaan harian - direkap jadi laporan mingguan - terus bikin rencana pekerjaan mingguan - balik lagi kan di-breakdown jadi pekerjaan harian - muter lagi.... kalo itu dilakukan untuk pekerjaan rutin harusnya sangat mudah.

Sebenernya report-repot itu dibuat selain untuk mengetahui sudah dimana neh aku sekarang, udah sejauh mana pekerjaanku aku selesaikan, bisa jadi sudah sedekat apa neh aku dengan dreams-ku yang tidak kalah pentingnya adalah report-report itu akan bercerita tentang seperti apa sih kamu, jadi merupakan media bermuhasabah (introspeksi) yang paling jitu.

Udah mudah, manfaatnya banyak tapi kenapa jadi susah dilakukan? suka malas buat nulis...
Ya boleh deh... malas aja terus kalo kamu pengen tidak nyenyak tidur setiap malam.... Bayangkan dong, ketika pada akhirnya ada banyak waktu untuk bersenang-senang"wow! sebenernya aku cukup bekerja 3jam sehari dan sisanya bersenang-senang dengan hobi...."

"jangan bermain-main menjalani
Hidup ini
"
~ Mario Teguh ~