Saturday, September 21, 2013

Live is so short...

Menjalani hari-hari berlalu dengan berbagai ide (keinginan) yang ngantri kudu segera dieksekusi membuat waktu tuh tidaklah cukup sehari 24 jam. Semoga gw kagak termasuk yang serakah ya...
Sejak gw memutuskan untuk fokus ngejalanin bisnis coklat bareng adek gw, rasanya waktu itu terlalu singkat. Subhanallah, Allah menunjukkan betapa tidak ada yang sia-sia yang telah DIA ciptakan dimuka bumi ini, termasuk perjalanan hidup gw, biarpun banyak kebodohan yang sudah terjadi di waktu lalu, ternyata itu pun mempunyai maksud, sebuah pembelajaran.
Hidup itu hanya akan terasa singkat untuk orang yang terus belajar, memperbaiki diri dan tidak mudah merasa puas akan pencapaiannya hari ini....
keep moving darl...

Tuesday, June 5, 2012

Sir Richard Bronson

"As much as you need a strong personality to build a business from scratch, you also must understand the art of delegation. I have to be good at helping people run the individual businesses, and I have to be willing to step back. The company must be set up so it can continue without me." ~ Richard Branson ...
I LOVE his smiley face... warm and humble...
Bener-bener orang yang penuh inspiratif tapi yang paling membuat gw jatuh hati ama Sir Richard, sudah pasti filosofinya yang kuat namun pembawaannya yang santai. Seolah-olah hidup nih udah nggak penuh beban, dia sendiri sepertinya hampir tanpa ambisi, meskipun sudah bukan rahasia, dia orang nomer 4 terkaya di London...(according to the Forbes 2011 list of billionaires) tapi kesan-kesan yang diberikan dengan gayanya yang casual, senyumnya yang lebar, dan  keramahannya hampir-hampir nggak menggambarkan dia sebagai seorang bisnisman yang tangguh.
Melihat Bisnisnya yang terus berkembang dan semakin besar rasanya tidak mungkin kalau dia nggak punya jiwa berkompetisi, namun ternyata yang membedakan adalah, kompetisi yang dilakukannya menyenangkan, fair dan jadi semacam permainan.... nothing to loose.
Gw pernah sekali waktu ngeliat di MetroTV (lupa acaranya) tentang Tony Fernandes, the man behind Air Asia. Disitu sempat diceritakan bagaimana Air Asia (Fernandes) dan Virgin Airland (Richard) membuat semacam pertaruhan, hebatnya yang dipertaruhkan adalah diri mereka sendiri, orang nomer satu dimasing-masing perusahaan penerbangan itu. Dan 2 orang itu memiliki kesamaan, mereka sama-sama menikmati permainan ini, dan konyol.... Tapi dengan ngeliat itu gw melihat kebersahajaan mereka, terutama Sir Richard Bronson, lepas dari trik dan strategi untuk mendongkrak bisnisnya, tapi ini semacam melihat dan belajar bisnis dari sisi yang sangat berbeda.
Gw coba serching dan akhirnya dapet neh, gimana Sir Richard sepertinya dipecundangin dengan harus mengenakan dress-up stewardess Air Asia, melayani membuatkan kopi dan minuman...
OMG... So interesting...
Serunya, kekonyolan dia ini bukan kali pertama, pernah ditahun 1996 dia melakukan hal serupa untuk bisnisnya yang berbeda.

Betapa dunia ini permainan dan senda gurau belaka", mungkin ini yang paling tepat untuk menggambarkan situasinya. Sudah seharusnya hidup ini seperti apa yang Qur'an sampaikan...

Sir Richard Bronson





Sunday, July 10, 2011

It's just a GAME

"Business is just a game, having a job is just a game... only some people play the game a little bit and another. Some people start playing the game by learning the rule..."
~ Bradley J Sugar ~
Kalo menurut gw titik berat yang dibicarakan si Brad nih di "Some people start playing the game by learning the rule..." karena biarpun bermain akan lebih menyenangkan kalau juga merasakan kemenangan. Karena akan beda rasanya mengatakan "it is just a game", ketika kalah namun sudah berusaha dengan paham bagaimana cara memainkannya dengan yang hanya sekedar bilang "it is just a game" tapi tidak pernah mencoba mencari tau bagaimana cara memainkannya untuk menang...

Dan setelah hampir 7 tahun (04/09/2004 - 06/06/2006 - 06/07/2011) permainan gw jalan ditempat tanpa pernah gw sadari...

somebody please help me to set the rule that i can understand and follow easily and fun!

Friday, July 8, 2011

Things We Forget: #709

Things We Forget: #709: "river valley road, singapore"

Agak menggelikan, setidaknya buat gw... Barangkali ada benernya klo emak selalu ngomong, "Lu tu ye sok sak karepe dewe!" (hihihi... jelaslah emak gw nggak mungkin ngomong pake Lu, yah tapi begitulah bahasanya)

Ya kan emang orang dewasa selalu ingin semua anak-anak mengikuti aturan main yang ada, tapi setelah gw rasain, aturan main yang ada sebenarnya hanya bertujuan satu, meringankan pekerjaan orang dewasa :))

Apakah kreativitas, kebebasan berimprovisai harus dikerdilkan dari semenjak anak-anak? bayangin aja, baru gw tau kalo ternyata dalam menggambar ada penilaian baku yang digunakan... bagaimana seharusnya pensil warna disapukan di kertas... kalo bukan yang langitnya berwarna biru, udah deh nggak bakalan jadi nominasi....

Cuman bisa menghela nafas... kadang gw kasian melihat anak-anak itu... yang sebenernya banyak akal dibilang nakal yang sebenarnya hanya ingin melihat ibunya tertawa dibilang usil... dan yang sebenernya hanya ingin tau, dibilang cerewet...

Anak-anak terjebak dalam ambisi orang dewasa... dibatasi pengertian egois antara kebaikan dan kebenaran... anak-anak korban komersiil dan propaganda... mereka tidak pernah paham, dan mereka, anak-anak itu tidak pernah menaruh curigan akan siapa yang diuntungkan...

disisi lain, mereka harus menahan kebebasan berexpresinya karena aturan... disisi lain mereka diexplorasi expresinya untuk meraup rupiah demi rupiah...
(gw sebel banget ngeliat iklan sinetron "Antara Cinta & Dusta", kenapa harus melibatkan anak-anak... tidakkah cukup mereka mendapat pengaruh saja dari ibunya yang juga suka ngeliat sinetron?...)

I miss my childhood...

Wednesday, July 6, 2011

Thursday, April 14, 2011

Pak Mario aja suka



Moment buat narsis hahahahahha....
Itu tuh pas Pak Mario bahas tentang kerja keras, 05.04.2011
Orang yang gemar menjauhi pekerjaan,
yang datang selambat mungkin,
tapi pulang secepat mungkin,
tidak boleh mengeluhkan keberuntungannya.

...Orang yang bekerja keras – saja,
belum tentu mudah dan melimpah rezekinya,
apalagi orang yang malas.

Memang kerja keras tidak menjamin kekayaan,
tapi tidak ada bentuk kesejahteraan apa pun
yang bisa diharapkan tanpa bekerja.

Belajarlah mencintai pekerjaan.

Mario Teguh
Gw cuman comment: "What a great quote, thanks sir!, "Memang kerja keras tidak menjamin kekayaan, tapi tidak ada bentuk kesejahteraan apa pun yang bisa diharapkan tanpa bekerja".

Karena emang bener, mamak sering tuh komplen ama aku. Udah brangkat pagi pulang malem, eh kagak punya duit juga...
Wek... lha emang belon jatuh rejekinya dari langit, tapi itu kata-kata yang udah sering ane denger, jadi ya udahlah biar aja...
Susah kan kalo musuh ortu... mosok gw mau ngomong, "ya yang lu inget jangan susahnya doang dong, senengnya yang kemaren-kemaren kemana?", cling bia jadi jambu monyet gw... mending jadi yang betina cantik, klo jadi yang tua brewokan... wakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk....

Hehehe... bukan maksudnya mo komplen balik ama ortu, tapi yang kudu diingat, kerja keras is a must!