Friday, October 8, 2010

"Dinnnnnnnnnnnnnnn...."


Nggak ada bedanya neh dengan handphone...
Di jalan emang gudangnya setan... setan-setan berkeliaran, salah-salah yang waras juga bisa ikutan kesetanan...

Ada orang tiba-tiba kena syndrom lampu ijo, udah tau lampu baru ijo, dia masih ngatre dibelakang pol udah main klakson, di traffic light berikutnya juga gitu... gw pikir nih orang pasti kena syndrom lampu ijo, bakal bunyiin klakson tiap lampu traffic light berwarna ijo. Padahal jelas-jelas yang depan tuh jalan...
Belon lagi kalo yang emang bener-bener kranjingan klakson, nggak cuman pas lampu ijo aja, ada ayam klakson, mau belok klakson, nyalip padahal depannya jauhhhh bunyiin klakson.... Yang sebel, udah nyalip lewat kiri jaraknya nggak nyampe bunyiin klakson panjanggggg banget... ini neh tipe-tipe orang yang nggak tau diri, nggak tau dia yang salah tapi berani ngotot....

Nah yang nyebelin... "tipe rumpi" tapi gilanya penyakit ini timbul justru kalo dia lagi dijalan... pasti lu pernah kan ketemu ama pengendara sepeda motor, udah tau jalan sempit, rame eh malah berjajar ngerumpi sambil jalan pelan-pelan.... apaaa pula, jelas-jelas keluar bareng dari kantor.... tipe rumpi juga disebut tipe nggak peduli ama orang lain bener-bener nyebelin, kalo ketemu ama mreka yang beginian neh... sengaja gw bunyiin klakson panjang...
Juga buat yang suka bales sms sambil ngendarain motor... bener-bener orang yang nggak peduli ama orang lain, gimana mo peduli ama orang lain, ama dirinya aja dia nggak mau tau....
Klo lu ketemu yang beginian, klakson aja biar kaget skalian!

Jadi apa sih yang salah yang membuat para pengendara motor dan mobil (ini lebih parah, jelas-jelas mobil tuh segede jigong gitu, belok eh maen belok aja kagak pake ritting... amit-amit deh!) sepertinya kurang dewasa dalam mengendara...
Ato memang semua pengendara di Indonesai itu benar-benar sakit jiwa??? (klo ini, bule yang ngomong.... customer gw, saking-sakingnya dia tau supir-supir Indonesia tuh gila semua, sumpah-seumpah dia nggak pernah mau duduk di seat depan....)
Apa emang gara-gara pada nembak bikin sim-nya.... yang lebih gila lagi orang tua yang bangga kalo anaknya yang masih pake clana pendek, ingusan dan belum bisa bilang 'R' udah mulai belajar naik sepeda motor...

Barangkali emang bener, kagak ikutan gila aja lama-lama bisa gila sendiri....

*dedicated to all riders along tentara pelajar, Kedungmundu street*

"Ringggggggggggggg...."


"Gimana nih orang...", gw heran klo ada orang yang berharap teleponnya diangkat tapi meng-hide nomor telponnya sendiri...

"anak-anak sekarang cenderung boros menggunakan fasilitas!", coba lu bayangin, cuman 5.000 bisa nelpon kemana aja bonus sms sampai 100 sms setiap hari, keep in touch dengan sosial network apa aja... Pertanyaan gw sekarang, fasilitas itu semua sebenernya apa sih tujuannya???
Fakta yang gw temuin dilapangan dan bener-bener deh kadang gokil juga, semua fasilitas tersebut lebih banyak menyita waktu yang enggak jelas sama sekali pemakaiannya. Ini berdasarkan pengalaman gw lebih ke orang-orang pada umumnya bukan kelompok-kelompok dengan minat tertentu. Gimana enggak, contoh aja penggunaan BBM, yang ada cuman posting-postingan yang provokatif, hoax, rada-rada mesum dan juga crita-crita konyol yang nggak jelas juntrungnya.
Belum lagi sms, ini neh yang paling bikin gw sebel banget... gratis sih gratis tapi mentang-mentang gratis, semua pesan menjadi terasa bertele-tele dan capek deh! Gw merasa Adek-adek gw neh nggak belajar berpikir lebih efisien dengan segala fasilitas itu, belon lagi bahasa yang disingkat-singkat... ampuuuuuunnnnnnn....
"What's the hell goin' on guys?!"

Kalo buat urusan bisnis, jujur aja... segala bentuk fasilitas itu emang sangat membantu dan memudahkan, kan emang sebenernya itu tujuan utamanya, memudahkan!
Tapi kalo lu mau teliti lebih gamblang dengan survey yang benar-benar akurat, bisnis emang bisa apa aja, tapi yang bener-bener pembisnis, mana mau tiap kali abis kudu beli voucer isi ulang pulsa sementara urusan bisnisnya jutaan dollar?
No man! Itu merepotkan...
Kalo menurut gw, segala bentuk kemudahan dan fasilitas yang sekarang berhamburan tak terkendali itu sebenarnya hanya akan menambah list mentalitas yang melemahkan. Tidak efisien, buang-buang waktu dengan alasan just to kill time, belum lagi tidak tepat guna. Bikin adek-adek gw neh nggak fokus lagi, ada orang ngomong apa eh dia ngerjain apa... sibukkkk terus pegang hp-nya. Nanya-nanya hal-hal sepele, ngebahas hal-hal nggak mutu...
Ampuuuuunnnn deh cin!

Asli, gw sebel banget kalo nemuin orang dengan hand-held-nya canggih masih harus menggunakan atm untuk hanya sekedar transfer 100ribu.
Klo yang sibuknya cuman pacaran ato hanya sekedar ngomong ngalor ngidul, kayaknya lancar aja, tang ting tang ting terus nggak berenti-berenti.... nggak pagi, nggak malem, nggak siang, nggak subuh!
Giliran ngomongin hal-hal penting, pulsa abis, nggak kedengeran, low bat, dan inilah dan itulah....
Kayaknya udah pada kebalik-balik aja deh pikiran orang-orang itu....

Gw heran, apa mereka nggak punya lagi cara membuka pesan dengan tanpa menulis,
"gi ngapain mbax?"
"askum...", lha gw kudu jawab apa? ini salam atau kepanjangan dari asal kungkum?!!!!

"OMG!!!"

Wednesday, October 6, 2010

Quote #181 - #185

SEGERA SETELAH ENGKAU MENGUMUMKAN bahwa engkau akan menjadi pribadi yang sabar, akan dikirimkan kepadamu orang atau keadaan yang mengharuskanmu bersabar.
SEGERA SETELAH ENGKAU BERDOA MEMINTA UANG, akan dikirimkan kepadamu orang atau keadaan yang mengharuskanmu bekerja agar engkau dibayar.
Jika engkau sudah mengerti ini, apakah masih akan kau liarkan kemarahanmu, atau kau mewahkan rasa malasmu? Mario Teguh

Janganlah berkecil hati dan hanya mengeluh karena kecilnya gaji. GAJI ADALAH SEBAGIAN YANG SANGAT KECIL DARI KESELURUHAN REZEKI TUHAN yang disiapkan untukmu.
PIKIRKAN dan TEMUKANLAH sesuatu yang bisa kau lakukan untuk membantu orang lain membersihkan, memperbaiki, memperkuat, dan melengkapi kehidupan mereka.
Ingatlah, PEKERJAAN ADALAH PINTU LEMARI REZEKI.
Ikhlas dan jujurlah dalam pekerjaanmu. Mario Teguh

APAKAH DUA ORANG DENGAN PENGHASILAN YANG SAMA, AKAN BERBAHAGIA DENGAN KUALITAS HIDUP YANG SAMA?
Tidak.
Meskipun uang penting untuk membiayai kehidupan yang baik, tetapi UANG BUKAN PENENTU KUALITAS HIDUP.
Kualitas hidup kita ditentukan oleh KEBAIKAN YANG MENDASARI KEPUTUSAN KITA, dalam hubungan kita dengan orang lain dan dalam respon kita terhadap keadaan dan kejadian.
Mario Teguh – Loving you all as always

Dibutuhkan hati kusam dan pikiran kelam, untuk mengkelas-kelaskan sesamanya berdasarkan uang, harta, dan kekuasaan.
KEINDAHAN HIDUP DIBANGUN DENGAN HATI YANG BENING DAN PIKIRAN YANG JERNIH.
Dalam pandangan Tuhan, seorang kaisar yang tidak jujur – berada di bawah kelas anak muda sederhana yang berhati bening dan berpikiran jernih.
Hidup ini bukan TINGGI-TINGGIAN atau KAYA-KAYAAN, tetapi BAIK-BAIKAN.
Mario Teguh

KESABARAN KITA TERHADAP SETIAP ORANG TIDAK SAMA.
Kita bisa mudah bersabar terhadap seseorang, tetapi amat sangat cepat marah terhadap seseorang yang lain.
Mungkin kita menyimpan kekesalan dengan tingkat yang beragam terhadap jiwa-jiwa dalam hidup kita.
Jika Anda cepat marah terhadap jiwa tertentu, sebaiknya Anda memeriksa kualitas hati Anda baginya, terutama jika dia adalah kekasih hidup Anda.
Mario Teguh

Sunday, October 3, 2010

Quote #176 - #180

Kira-kira berapa cepatkah uang Rp.29,200.- habis Anda belanjakan?
Bisa 1 menit ya?
Atau, 29 hari, jika Anda belanja Rp.1,000.-/hari
290 hari untuk Rp.100.-/hari, atau 80 TAHUN untuk Rp.1.-/hari
Orang yang diberkati usia 80 tahun, tetapi baru sadar dia menua hanya setiap ulang tahun, dia seperti tumbuh hanya 80 kali.
Jika dia menjadikan setiap harinya bernilai, dia TUMBUH MENGHEBAT 29,200 KALI.
Mario Teguh

SETIAP JIWA BERHAK BAGI KEDAMAIAN DAN KESEJAHTERAAN.
Tetapi tidak setiap jiwa hidup dengan cara yang memantaskan dirinya untuk menjadi damai dan sejahtera.
Ada yang mengasari orang lain agar berlaku damai kepadanya. Dan ada orang malas yang mengharuskan orang lain untuk rajin menggajinya.
Berlaku penuh kasih adalah JALAN KEDAMAIAN, dan menjadi pribadi yang bermanfaat adalah JALAN KESEJAHTERAAN.
Mario Teguh

PENGERTIAN ADALAH ILMUNYA KEHIDUPAN.
Orang yang baik pengertiannya akan baik perilakunya, dan karenanya didamaikan dan disejahterakan hidupnya.
Dia tidak menuntut penjelasan total mengenai kebaikan, sebelum dia ikhlas membaikkan hati dan pikirannya.
Dia mengerti bahwa KEBAIKAN ADALAH WAJAH TERDEKAT DARI KEAJAIBAN BESAR yang tak mungkin sepenuhnya dimengertinya.
Jika untuk kebaikan, ikhlaslah.
Mario Teguh

ORANG YANG SEDANG BERADA DALAM LUBANG, HARUS BERHENTI MENGGALI.
Tidak sedikit orang yang hari ini berada dalam kesulitan, justru bersikap dan berlaku yang semakin mempersulit keadaannya.
Dia menelantarkan kepercayaan, melakukan yang justru dilarang, dan menyalahkan siapa pun kecuali dirinya. Dia tidak merasa salah. Dalam hati kita bertanya, Jika engkau demikian benar, mengapakah hidupmu belum baik?
Mario Teguh

Adikku yang hatinya baik, Engkau tak boleh terlibat dalam pekerjaan yang tak memiliki UKURAN BESAR DI MASA DEPAN.
Sebuah pekerjaan tak bisa kau sebut kecil, apabila tersedia ukuran besarnya bagimu - jika engkau setia, jujur, dan rajin mengerjakannya.
Janganlah memilih pekerjaan hanya karena bayarannya lebih besar sekarang, tetapi yang akan memenjaramu dalam janji-janji lumpuh dan harapan semu.
Mario Teguh

Friday, October 1, 2010

Quote #171 - #175

Dan tadinya engkau mengira bahwa selarut ini, tak mungkin kau temukan kalimat yang ramah menyapa hatimu yang sedang piatu?
Bibirmu bergetar menahan teriak hatimu yang menggelegak dengan kerinduan tuk menangis.
Menangislah dengan setulus-tulusnya air mata hati dan bibir yang tak lagi mampu mengeluh, air mata adalah doa yang paling jujur dan yang paling membebaskanmu.
Engkau jiwa kecintaan Tuhan.
Mario Teguh

Pelajaran yang mencemerlangkan kehidupan, datang dari keikhlasan untuk bekerja menyelesaikan kekhawatiran, dan dari keberanian menghadapi rasa takut dengan semua kekuatan kita.
Bukan kekhawatiran dan ketakutan yang mengerdilkan kehidupan, tetapi tidak adanya tindakan dalam rasa khawatir dan takut itu.
Janganlah menunggu sampai berani, sebelum Anda bertindak.
Anda beriman. Berdoalah dan bertindaklah.
Mario Teguh

Sahabat saya yang baik hatinya, Marilah kita sambut bulan penuh kemenangan ini dengan hati yang kita lembutkan dengan kasih sayang kepada sesama.
Karena, kecintaan yang terpelihara akan tampil dalam bentuk terikhlasnya, yaitu kemampuan untuk memaafkan. Memaafkan itu bukan hanya sebuah tindakan yang baik, tetapi terutama membaikkan kehidupan jiwa yang memaafkan. Hanya kebaikan yang membahagiakan.
Mario Teguh

Kehadiran Anda akan selalu dirindukan, jika Anda menggunakan nama yang baik, berbicara dengan bahasa yang indah, dan berlaku ramah kepada hati orang lain.
Sebutlah nama mereka dengan nada yang penuh kebaikan, senangkanlah mereka dengan terima kasih, pujian, dan anjuran ramah yang membangun.
Pastikanlah mereka meninggalkan Anda dengan hati yang lebih bergembira daripada saat mereka datang menemui Anda. Mario Teguh

Dan engkau bertanya kepadaku, apakah masih ada kesempatan bagimu untuk membangun hidup yang damai dan sejahtera dengan masa lalu-mu yang banyak salah?
Adikku, maafkanlah dirimu.
Engkau ini jiwa ranum yang sangat baik, yang dulu pernah salah, dan yang sedang belajar memuliakan diri.
Jangan lukai dirimu lagi. Engkau jiwa kecintaan Tuhan. Tersenyumlah.
Masa depanmu ditentukan oleh kebaikanmu hari ini.
Mario Teguh