Monday, April 19, 2010

My spirit is back

"Ini adalah momentum yang luar biasa..."

Mencari perhatian itu ternyata mudah, mo perhatian positif atau negatif sebenarnya sama mudahnya di dapat...
Kalo Ippho Santosa bilang, "nggak peduli Anda itu cantik atau jelek, hitam atau putih, tinggi atau pendek... Berceritalah!"
And yes it is true! Berceritalah!

Mengawalinya memang butuh keberanian, aku sendiri sering harus berpikir 700kali untuk mulai angkat bicara. Apalagi kalo udah pernah punya pengalaman yang rada memalukan seputar mengutarakan pendapat, rasa-rasanya memang benar diam itu adalah emas.
Tapi bukannya harus dicoba supaya tau, apakah kali ini sudah jauh lebih baik dari kali sebelumnya :)
Berpikir dan menganalisa situasi juga audiance dengan cepat sungguh sangat dibutuhkan, tapi modal terbesar adalah yakin aja dan lakukan... Rilex dan mengalir...

Akhirnya, sungguh momentum yang luar biasa, seperti halnya aku yang menganggap ini adalah momentum luar biasa, begitu pun dia dan juga siapapun dia yang saat itu bersama aku.
Sensasinya luar biasa, SPRITE aja kalah bikin greng hehehe...
Klo digambarin seperti badai salju, bergemuruh nggak karuan trus senyap... Deg-degan luar biasa trus tenang. Butuh beberapa saat untuk mulai rilex dan menikmati. Secara nggak sengaja aku jadi punya tips, khususnya buat yg biasa nerocos dan meletup-letup; mulailah dengan bicara pelan, intonasi rendah, artikulasi yang jelas dan mantab. Memang berkesan hati-hati, tapi seiring dengan begitu, lambat laun deg-degannya ilang.
Buat aku yang punya tipikal nerocos, cara itu ternyata bisa jadi kontrol diawalnya, meskipun di tengah-tengah ngomong mulai naik lagi, tapi karena udah diawalin dengan baik, baliknya jauh lebih mudah ;)
Selain itu, audience pun akan sangat menikmati, pada saat itu, wuihhhhh serasa jadi Oprah Winfrey

Tapi ada cara yang lebih singkat sebenernya dan sangat simple, kalo khawatir tips diatas nggak bakal berhasil, cukup dengan memberitahukan ke audience diawal pembukaan, "...I'm Nervous...", plong deh...

Can't wait to the next turn!
Rasa-rasanya kok lamaaaaa kagak bercerita...

Thursday, April 15, 2010

PMS...

"I need dark chocolate...!"
"I need vanilla Ice cream...!"

Siklus bulanan...
Dulu banget pas gw blon sadar klo bulan depan bakal ngalamin lagi, gw sempet stress and uring-uringan...
Tapi ketika ditanya ke diri sendiri, "siapa yang lu sirikin? Apa yang bikin lu be-te?"
"Tau!"
Cuman asli, rasanya pengen ngerebus orang pake 'ghost chili' tambah dikit merica dan lada hitam dikasi jahe yang udah dimemarin dan paling akhir ditambah cuka!
"Aaarrrrrggggggg!"
Dan itu adalah menu yang akan terus berlanjut paling lama 3hari...

Dan bener bulan depan keulang lagi,
rasanya nggak puas klo sebelum orangnya direbus enggak dimemarin dulu....
"Eeeerrrrrggggggg..."

Serem ah! Jelas banget neh bukan konsumsi anak dibawah umur.
Ya gitu deh, lagi PMS...
Tapi itu dulu, sekarang udah enggak separah itu lagi..
Emang kayak gimana yg sekarang?
Yaaaa... paling-paling...
"Gw cabik-cabik pake kuku-kuku gw dan gw kulitin pake taring gw...
Gw cincang ampe hancur dan gw bungkus pake beras ketan...
Jadi deh lemper isi daging hehehe... "

Tapi nggak hanya fenomena sadis doang dalam setiap PMS, lu akan ngeliat gw adalah orang yang paling rajin dan tertib sedunia...
Nggak boleh ngeliat tempat kotor dikit pasti deh gw beresin hihihi...
*Bakat ye jadi pembokat*

Aneh dan unik, naik turun, yang jelas sekarang gw lebih tau gimana mencari korban di masa-masa PMS...
Makan Dark chocholate ama ice cream, emang kudu dibatesin sih, tapi tetep aja...
setidaknya menenangkan nambain dikit produksi serotonin...
Trus juga menulis suka-suka, sangat ngebantu banget... Apalagi yg sadis-sadis gitu hehehe...
Dan yang pasti banget gw lakuin, bersih-bersih ampe bener-bener capek udah gitu
Molorrrrrr... Zzz... Zzz... Zzz...

"Bangunnnn....!"
Tapi yang pengen banget gw lakuin lagi sekarang adalah olah raga,
karena kerasa banget bedanya...
Jaman masih rajin erobik ama fitness... Nggak parah kok, relatif stabil dan enjoy banget...
Emang bener olah raga tuh TOPBanget udah dapet bonus body oke lagi...
Kapan ya mulai lagi?

Hmmm...
"Akan selalu dibutuhkan keinginan yang jauh lebih kuat dibandingkan kemalasan..."

Monday, April 12, 2010

Fitrah Laki-laki...

Well, aku nggak pandai bagaimana menggambarkan fitrah laki-laki,
Barangkali seperti ini;

"Kalo Laki-laki sebagai pemimpin adalah memang sudah fitrahnya..."


Bijaksana dalam keputusannya...
Mantap dalam langkahnya...
Cerdas disetiap pemikirannya...

Tempatnya bersandar adalah dinding yang kuat yang akan selalu menopang singgasananya
Kepada Tuhannyalah, pemimpin atas semua pimpinan, dia relakan kepemimpinannya diatur

Dengannya dia memberi perlindungan
Lewat matanya sejuta pengharapan
Di ujung lisannya batas antara kebenaran dan kebatilan
Sehingga dengan kekuatannya, dia upayakan untuk memberi kedamaian...

~to all men in the world~

Fitrah Perempuan...

"Perempuan itu fitrahnya sebagai penyejuk, bak air telaga yang menyegarkan... Sejuk dipandang dan menghilangkan kehausan"
Dia adalah makhluk yang dapat meredam ketidakharmonisan,
bersinergi dalam ketidaksempurnaan
dan mentenagai kelemahan.

Perempuan itu akan menemukan fitrahnya sebagai penyejuk hanya mana kala dia menyisakan 3/4 ruang yang dimilikinya untuk dibagikan
dan hanya 1/4 untuk dia singgahi...

Kesabaran diletakkan disetiap awal perjalanannya
Ketaatan menguatkan setiap perjalanannya
Kasih sayang ditaburkan sepanjang perjalanannya

Dia tidak membisu dalam diamnya
Dia tidak mengumpat dalam katanya
Dan dia tidak merengek dalam tangisnya
Dia hanya cukup bersama Tuhannya
karena disanalah muara luas terbentang untuk dirinya, sumber dari segala sumber
yang akan memberi kesejukan untuk dirinya sepanjang perjalanan...

~Dedicated to all women in the world~

Monday, March 8, 2010

Maka Mengertilah....

Minggu siang kemaren tiba-tiba muncul pertanyaan yang aku sendiri bingung ngejawabnya...
"kenapa urusan cerdas kok dihubungkan dengan mati?", karena sesungguhnya orang yang cerdas adalah orang yang ingat akan kematian, demikian Rasulullah mengatakan...

Tapi kenapa mati? Bukannya orang kebanyakan menilai cerdas selalu dari bagaimana seseorang mencari jalan keluar atas tiap permasalahan? Cerdas kalo seseorang mempunyai nilai IQ diatas rata-rata manusia normal. Cerdas kalo dia memikirkan sesuatu yang orang tidak memikirkannya...
sekali lagi, "iya, tapi apa urusannya dengan mati?"
Udah, siang itu lupa.... karena nggak nemu jawabannya...

Tapi petangnya sambil nikmatin ulasan Mario Teguh di MetroTV... kok aku ngerasa ada benang merahnya nih.
Tapi apakah pas ato enggak, belon tau... setidaknya ada pencerahan ketika Pak Mar bilang;
"Kalo Anda sudah mulai mengeluhkan kehidupan Anda, itu adalah suatu tanda bahwa Anda harus mulai memperbaiki pengertian Anda"
Karena banyak orang tidak melakukan sesuatu yang seharusnya dia lakukan hanya karena dia mempunyai pengertian yang salah akan
sesuatu itu. Maka mengertilah....perintah "BACA"... yang utama adalah membaca kehidupan ini....
"

Werrrr... langsung deh melayang, seperti dituntun ke pemahaman yang bikin aku "nggeh"
Keterbatasan pengelihatan mata ini tidak akan mampu menyingkap HIKMAH dari semua kejadian. Sebesar apapun masalah yang diberikan tidak akan pernah membuat aku menjadi orang yang kuat sekaligus bersyukur kalau itu aku pandang dengan pengertian yang salah.

Barangkali inilah salah satu maksud Rasul, cerdaslah dalam hidupmu, karena selalu ada jaminan disitu, dan jaminan itu adalah HAQ. Tidak membutuhkan prosedur yang rumit, cukup satu YAQIN!
Dan karena kematian adalah batas, maka qualitas apa yang akan didapat setelah itu...
itu tergantung dari prioritas apa yang aku ambil selama hidup.
Tuh kan ujungnya bicara masalah pilihan juga, dan bisa jadi pilihan yang diambil mencerminkan pengertian seseorang terhadap sesuatu....

Ufffsss.... ternyata salah ya selama ini kalo aku ngomong, "please dong ngerti...."
Bodoh banget, kata-kata itu harusnya aku tujukan buat aku sendiri bukan buat orang lain.

Lamat-lamat muncul sosok yang nggak asing lagi buat aku.... muka bulet dengan tatapan mata yang licik dan senyuman sinis tanda kemenangannya...
"ngerti loe sekarang????!!"...

"Huffffffffffffssssss!"
"ilang"