Thursday, February 27, 2014

Saturday, September 21, 2013

Live is so short...

Menjalani hari-hari berlalu dengan berbagai ide (keinginan) yang ngantri kudu segera dieksekusi membuat waktu tuh tidaklah cukup sehari 24 jam. Semoga gw kagak termasuk yang serakah ya...
Sejak gw memutuskan untuk fokus ngejalanin bisnis coklat bareng adek gw, rasanya waktu itu terlalu singkat. Subhanallah, Allah menunjukkan betapa tidak ada yang sia-sia yang telah DIA ciptakan dimuka bumi ini, termasuk perjalanan hidup gw, biarpun banyak kebodohan yang sudah terjadi di waktu lalu, ternyata itu pun mempunyai maksud, sebuah pembelajaran.
Hidup itu hanya akan terasa singkat untuk orang yang terus belajar, memperbaiki diri dan tidak mudah merasa puas akan pencapaiannya hari ini....
keep moving darl...

Friday, November 30, 2012

Yang terdekat yang tersayang...

"Ini pasti bukan karena ketidaksengajaan, karena tidak ada ketidaksengajaan yang terjadi dunia ini, semua ada maksudnya..."

Copas dari grup:
"Saya bersenggolan dgn seseorang yg tidak saya kenal.
"Oh, maafkan saya," reaksi spontan saya.
Ia juga berkata: "Maafkan saya juga."
Orang itu & saya berlaku sangat sopan. Kami berpisah & mengucapkan selamat tinggal.
 
Namun cerita lainnya terjadi di rumah.
Pada hari itu juga, saat saya memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di belakang saya. Saat saya berbalik, hampir saja membuatnya jatuh.
"Minggir!" teriak saya dengan marah. Ia pergi dengan hati hancur.

Saat berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan berbicara:
"Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan, tetapi dengan anak yang engkau kasihi, engkau perlakukan dengan sewenang-wenang.
Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan kuntum-kuntum bunga. Bunga-bunga tersebut telah dipetik oleh anakmu; merah muda, kuning & biru.
Anakmu berdiri tanpa suara untuk memberikan kejutan bagimu, kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah saat itu."

Sekarang air mataku mulai menetes.
Pelan-pelan saya pergi ke kamar anakku & berlutut di dekat tempat tidurnya,
"Apakah bunga-bunga ini engkau petik untukku, anakku?" kataku berbisik.
Ia tersenyum, " Aku ambil bunga-bunga itu karena mereka cantik seperti Ibu. Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yg berwarna biru."
"Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah berlaku kasar padamu."
Si kecilku berkata, "Oh ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu ... "
"Anakku, aku mencintaimu juga. Aku benar-benar menyukai bunga-bunga ini, terutama yg biru."
Dan ku peluk anakku. Ku ciumi pipi & keningnya. Air mataku tak bisa ku bendung lagi ...

Apakah kita menyadari bahwa jika kita mati besok pagi, perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari?
Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka...

Gw baca itu sejenak setelah gw selesai menuangkan pikiran gw dalam beberapa narasi pendek yang tak berarturan ini:
"Belajar sabar Itu nggak usah jauh-jauh.... karena tuntutan sabar terbesar adalah bersama mereka yang paling dekat dengan kita. Belajar manner yang baik pun nggak usah jauh-jauh... Karena mereka yang terdekat dengan kita yang saban harinya dapat menilai, polah tingkah kita.
Tapi mengapa tuntutan sabar dan manner yang baik begitu besar untuk mereka yang mungkin hanya sekali dua kali ditemui? Mengapa tuntutan itu seakan wajib dipenuhi bagi mereka yang mungkin tidak mengharapkan keberadaan kita setiap saat?
Kenapa kesabaran terindah dan manner teristimewa tidak dipersembahkan untuk mereka yang terdekat dengan kita?
Kenapa pemakluman itu menjadi lumrah untuk mereka yang tidak setiap pagi dijumpai selepas tidur?
Barangkali tempat dimana mereka yang terdekat tidak benar-benar dekat denganku, barangkali mereka tidak benar-benar menginginkan menjadi saksi untuk yang terbaik yang pernah aku lakukan, atau barangkali aku bukanlah apa-apa yang menurut mereka baik untuk diperhatikan keberadaannya... Rasanya hampir percuma menjadi baik untuk orang lain sementara tidak baik untuk diri sendiri.

Tuesday, June 5, 2012

Sir Richard Bronson

"As much as you need a strong personality to build a business from scratch, you also must understand the art of delegation. I have to be good at helping people run the individual businesses, and I have to be willing to step back. The company must be set up so it can continue without me." ~ Richard Branson ...
I LOVE his smiley face... warm and humble...
Bener-bener orang yang penuh inspiratif tapi yang paling membuat gw jatuh hati ama Sir Richard, sudah pasti filosofinya yang kuat namun pembawaannya yang santai. Seolah-olah hidup nih udah nggak penuh beban, dia sendiri sepertinya hampir tanpa ambisi, meskipun sudah bukan rahasia, dia orang nomer 4 terkaya di London...(according to the Forbes 2011 list of billionaires) tapi kesan-kesan yang diberikan dengan gayanya yang casual, senyumnya yang lebar, dan  keramahannya hampir-hampir nggak menggambarkan dia sebagai seorang bisnisman yang tangguh.
Melihat Bisnisnya yang terus berkembang dan semakin besar rasanya tidak mungkin kalau dia nggak punya jiwa berkompetisi, namun ternyata yang membedakan adalah, kompetisi yang dilakukannya menyenangkan, fair dan jadi semacam permainan.... nothing to loose.
Gw pernah sekali waktu ngeliat di MetroTV (lupa acaranya) tentang Tony Fernandes, the man behind Air Asia. Disitu sempat diceritakan bagaimana Air Asia (Fernandes) dan Virgin Airland (Richard) membuat semacam pertaruhan, hebatnya yang dipertaruhkan adalah diri mereka sendiri, orang nomer satu dimasing-masing perusahaan penerbangan itu. Dan 2 orang itu memiliki kesamaan, mereka sama-sama menikmati permainan ini, dan konyol.... Tapi dengan ngeliat itu gw melihat kebersahajaan mereka, terutama Sir Richard Bronson, lepas dari trik dan strategi untuk mendongkrak bisnisnya, tapi ini semacam melihat dan belajar bisnis dari sisi yang sangat berbeda.
Gw coba serching dan akhirnya dapet neh, gimana Sir Richard sepertinya dipecundangin dengan harus mengenakan dress-up stewardess Air Asia, melayani membuatkan kopi dan minuman...
OMG... So interesting...
Serunya, kekonyolan dia ini bukan kali pertama, pernah ditahun 1996 dia melakukan hal serupa untuk bisnisnya yang berbeda.

Betapa dunia ini permainan dan senda gurau belaka", mungkin ini yang paling tepat untuk menggambarkan situasinya. Sudah seharusnya hidup ini seperti apa yang Qur'an sampaikan...

Sir Richard Bronson





Tuesday, December 6, 2011

Prove it!

Sejatinya kehidupan ini adalah tentang diri kita... Tentang bagaimana kita memandang segala hal diluar diri kita... Tentang apa yang mempengaruhi cara kita berfikir dan bertindak...
Sepertinya segala kejadian diluar diri ini adalah efek dari cara kita berfikir dan memandangnya, dunia yang kita ciptakan karena prasangka... dunia yang terjadi karena curiga, dunia yang terbentuk karena sakwa...
Banyak kesalahan yang terjadi justru karena biasan dari kesalahan pertama yang sebenarnya sepele, salah berfokus!
Kenapa kalo hanya 1 yang bikin ulah harus jadi masalah sementara 9 yang lain so helpful and kindness...
Kenapa kalo hanya 1 yang menyangsikan harus menggagalkan sementara 9 yang lain sangat mensupport dan antusias...
Kita hanya sebaik bagaimana reaksi kita... Jadi kalo terusik dengan apa yang mereka bicarakan, buktikan kalo mereka salah! Have a Great Day All My Friends...

Sunday, July 10, 2011

It's just a GAME

"Business is just a game, having a job is just a game... only some people play the game a little bit and another. Some people start playing the game by learning the rule..."
~ Bradley J Sugar ~
Kalo menurut gw titik berat yang dibicarakan si Brad nih di "Some people start playing the game by learning the rule..." karena biarpun bermain akan lebih menyenangkan kalau juga merasakan kemenangan. Karena akan beda rasanya mengatakan "it is just a game", ketika kalah namun sudah berusaha dengan paham bagaimana cara memainkannya dengan yang hanya sekedar bilang "it is just a game" tapi tidak pernah mencoba mencari tau bagaimana cara memainkannya untuk menang...

Dan setelah hampir 7 tahun (04/09/2004 - 06/06/2006 - 06/07/2011) permainan gw jalan ditempat tanpa pernah gw sadari...

somebody please help me to set the rule that i can understand and follow easily and fun!

Saturday, July 9, 2011

Big Brother

Setiap hari acara tivi malem yg gw tunggu cuman Big Brother Indonesia. Nggak tau knapa dari awal kok suka aja ngikutin acaranya, apalagi sekarang ini setelah tersaring hanya beberapa housemate dengan karakter yang beda-beda banget dan sangat mencolok...
Kalo mau diambil pelajarannya sangat banyak dan itu keseharian kita banget...

"Iri, dengki, serakah, ingin menang sendiri, merasa sok jagoan... namun ada juga kasih sayang, kebersamaan, empati, sportivitas..."

Satu hal sebenernya yang paling menarik buat gw, pernah kah terbayangkan seandainya saja hidup kita, keseharian kita terekam dan diputar saat itu juga, kira-kira apa yang bakal loe rasain?
Adek gw ngejawab, "yang ada cuman nyesel dan nyesel dan nyesel...". Memang bener, banyak kesalahan dan kejahatan yang sudah merendahkan martabat manusia hanya karena hal-hal sepele, remeh temeh... Hanya karena tidak mau bersabar, tidak bisa menerima dan salah paham. Kalau selagi hidup saja rasanya tak akan kuasa melihat rekaman keseharian kita apalagi kelak, ketika semua yang terekam akan diputar secara berurutan, detail dan sangat nyata...
"Astaghfirullah Ya Allah, jauhkan aku dari segala fitnah dunia, tutuplah aibku dalam kehidupan duniaku juga dalam kehidupan akheratku kelak, jauhkan aku dari murkaMU, Ampuni aku Ya Ghoffar... Ampuni aku Yaa Rahiiim... Ampuni aku..."

Friday, July 8, 2011

Things We Forget: #709

Things We Forget: #709: "river valley road, singapore"

Agak menggelikan, setidaknya buat gw... Barangkali ada benernya klo emak selalu ngomong, "Lu tu ye sok sak karepe dewe!" (hihihi... jelaslah emak gw nggak mungkin ngomong pake Lu, yah tapi begitulah bahasanya)

Ya kan emang orang dewasa selalu ingin semua anak-anak mengikuti aturan main yang ada, tapi setelah gw rasain, aturan main yang ada sebenarnya hanya bertujuan satu, meringankan pekerjaan orang dewasa :))

Apakah kreativitas, kebebasan berimprovisai harus dikerdilkan dari semenjak anak-anak? bayangin aja, baru gw tau kalo ternyata dalam menggambar ada penilaian baku yang digunakan... bagaimana seharusnya pensil warna disapukan di kertas... kalo bukan yang langitnya berwarna biru, udah deh nggak bakalan jadi nominasi....

Cuman bisa menghela nafas... kadang gw kasian melihat anak-anak itu... yang sebenernya banyak akal dibilang nakal yang sebenarnya hanya ingin melihat ibunya tertawa dibilang usil... dan yang sebenernya hanya ingin tau, dibilang cerewet...

Anak-anak terjebak dalam ambisi orang dewasa... dibatasi pengertian egois antara kebaikan dan kebenaran... anak-anak korban komersiil dan propaganda... mereka tidak pernah paham, dan mereka, anak-anak itu tidak pernah menaruh curigan akan siapa yang diuntungkan...

disisi lain, mereka harus menahan kebebasan berexpresinya karena aturan... disisi lain mereka diexplorasi expresinya untuk meraup rupiah demi rupiah...
(gw sebel banget ngeliat iklan sinetron "Antara Cinta & Dusta", kenapa harus melibatkan anak-anak... tidakkah cukup mereka mendapat pengaruh saja dari ibunya yang juga suka ngeliat sinetron?...)

I miss my childhood...

Wednesday, July 6, 2011

Demi waktu...

"Kamu bisa menunda, tapi waktu tidak", Benjamin Franklin
Klo gw pikirkan apa yang gw jalanin sekarang, gw merasa hidup gw bisa jauh lebih baik lagi dari sekarang ...
Dan tiba-tiba saja gw ngerasa menyesal atas waktu-waktu di masa lalu.

Seandainya saja gw membaca lebih banyak,
Seandainya saja gw mendengar lebih banyak kebaikan,
Seandainya gw melakukan lebih banyak hal,
seandainya saja gw mencari lebih banyak teman sholeh...
Dan seandainya...
dan seandainya...
Tentunya hidup gw sekarang akan jauh lebih mudah, berkecukupan dan lebih bermanfaat untuk orang lain...

Harusnya adek-adek gw sekarang menjalani kehidupan yang jauh lebih bermakna dibanding gw dulu. Sekarang ini lebih banyak orang besar berbagi ilmu dan kebijakannya, kemudahan akses yang luar biasa, Mario Teguh yang update status lebih dari 3x setiap harinya, Bradley Sugar yang mempersilakan sebagian dari coaching-nya diunduh lewat You Tube, Sir Richard Branson, Adrie Wongso, Brian Tracy dan yang lain yang pengalamannya bisa dibaca gratis lewat website dan lebih banyak kemudahan lain... Harusnya adek-adek gw bisa lebih santun selagi muda dibanding gw dahulu, seharusnya adek-adek gw lebih berani bermimpi, seharusnya mereka jauh lebih kreatif dari jaman gw dahulu...
Tapi ironis, ketika sebagian dari mereka terlena dengan kemudahan yang ada, terbuai dengan statusnya yang disamakan dengan kesenangan dan kebebasan...
"Demi waktu... Sesungguhnya manusia itu dalam keadaan merugi..."
Sungguh gw sangat menyesal... dan dengan sisa waktu yang ada, Gw berjanji berbuat lebih baik, belajar lebih banyak dan berbagi lebih sering...

Ijinkan aku Ya Rabb...

Saturday, June 18, 2011

Suksesku mana?

"perbaiki yg dilakukan,
perbaharui caranya,
atau kedua-duanya baru berhak mengharapkan hasil yang baru!"
Lama gw pikir-pikir dan gw rasain, kehidupan ini tidak semakin mudah memang namun hanya untuk orang yang tidak belajar. Sebaliknya, harusnya hidup ini semakin mudah dan menyenangkan untuk orang-orang yang sudah menghabiskan seperempat abad hidupnya di dunia ini....

Lantas mengapa, suksesku tak kunjug datang... ?
(... tapi itu kata orang, karena mereka menghitung setiap coin yang masuk dan setiap coin yang keluar...)
tapi apa mereka keliru? atau sebaliknya?
Apapun itu yang aku rasa, lebih akan selalu membawa kemudahan ;)

jadi apa dong yang sebenernya terjadi dengan kehidupan gw?
check....

"perbaiki yg dilakukan,
perbaharui caranya,
atau kedua-duanya baru
berhak mengharapkan hasil yang baru!"

Monday, June 13, 2011

Dengarkan...

"Pengendapan...
mendengar memang akan mengajarkan kita banyak hal... Apalagi kalau mencoba belajar mendengar kata hati..."
"Ding..."
Tiba-tiba ada bbm dari seorang temen... Isinya bukan kabar gembira, bukan cerita lucu, bukan juga surat berantai yg menyuruh buat disebarin... Tapi justru sumpah serapah, yang gw sendiri nggak paham dia sedang ngapain, ngurus apa dan marah ama siapa... Seketika itu juga gw melihat tidak ada urgensinya dari semua sumpah serapah itu...
Dan sangat mengherankan kenapa sempat banget membuat message seperti itu... Menggelikan... Gw jadi teringat peristiwa beberapa waktu yang lalu yang sempet menyeret gw kedalam tong setan... Peristiwa yang sangat menggelikan (sekarang baru gw sadar itu sangat menggelikan, pada waktu itu justru sebaliknya hanya urusan gwlah yang paling penting), ketika gw berkutat hanya pada permasalah yang nggak jelas ujung pangkalnya, ngerasain lebih sakit, lebih capek dan lebih dongkol... melibatkan emosi yang nggak jelas padahal hanya sekedar permasalahan ego dan pastinya membuat orang-orang disekitar gw ikutan be-te... Yang pada akhirnya tidak memberikan apa-apa selain keburukan...
Pernahkah terpikir, ketika gw sibuk dengan diri gw pada saat bersamaan orang lain justru sangat sibuk membuat dirinya lebih pandai, meningkatkan ketrampilan dan kemampuannya, melakukan lebih banyak hal yg bermanfaat untuk orang lain, mengukir nama besar dalam sejarah dan bisa jadi making more money... ???!!!
Ternyata sungguh banyak waktu dan energi yang telah gw sia-siakan dan tak berarti apa-apa... Sungguh benar, manusia itu dalam keadaan sangat merugi hanya ketika dirinya sendirilah yang menjadi tujuan....

HAVE A MOTIVATED MONDAY MORNING!

Sunday, June 5, 2011

Dimana Allah gw taruh?

Tuhan benar-benar mengujiku...
Ketika aku berkowar-kowar, "ikhsan, ikhsan. Takutlah hanya karena Allah, percayalah Allah melihat setiap hal yang kita kerjakan. Ikhsan, ikhsan, ikhsan..."
Ternyata gw lebih khawatir tentang cctv, ternyata gw lebih konsen takut dilihat orang... Lha terus dimana gw taruh Allah...
Ternyata yang akhir-akhir ini banyak dibahas tentang jihad belumlah jihad yang sesungguhnya buatku... Jihadku masih abu-abu, jihadku belum terpatri sampai sumsumku, jihadku masih conditional...
Lantas dimana gw taruh Allah sebenarnya?!!!
"Ya Robb, bukanlah dunia dan isinya yang paling aku ingini saat ini, tapi ampunan dan belas kasihMu-lah yang paling aku rindukan. Ampuni aku dan tutuplah rapat semua aibku. Amin... Amin... Ya Robbal'alamin..."

Friday, June 3, 2011

"Klo kamu begitu benar, ....?

"Klo kamu begitu benar, knapa hidupmu belum baik?" [MTGW]
Menohok banget pertanyaan itu...
Seumur hidup aku mati-matian mempertahankan argumen dan keyakinan yang hanya aku yang meyakini kebenarannya...
Tersakiti ketika orang mengoreksi...
Tapi apa yang sebenarnya terjadi?

"Klo kamu begitu benar, knapa hidupmu belum baik?"
Apa sebenarnya barometer kehidupan yang baik itu bu?
Rumah mewah kah?
Mobil, uang, kepercayaan orang ataukah ketenangan jiwa bu?

Jawabannya ada dihatimu, bukan di kepalamu...
Coba ulangi pertanyaan ini untuk dirimu sendiri...

"Klo kamu begitu benar, knapa hidupmu belum baik?"

Apa yang kamu rasakan?
Perasaan kecil, berdosa, tidak tahu apa-apa dan merasa tak pantas membuat penilaian kepada orang lain...

Apakah sekarang kamu bisa mulai merasakan kekhawatiran, ketakutan, emosi yang tak tau untuk apa, kepala berat, hati sesak... Betapa berat sebenarnya beban yang dirasakan oleh orang-orang yang merasa dirinya benar itu...
Apakah sekarang kamu bisa melihat lewat matanya... Betapa dunia itu hanya sebatas apa yang ada didalam kepalanya...
Apakah kamu mau menanggung beban itu?

Tidak bu...

"Klo kamu begitu benar, knapa hidupmu belum baik?"
Introspeksi nduk...

Kalo kamu menemukan dirimu ternyata benar, bersyukurlah... Syukurilah Hidayah yang telah diturunkan untukmu, karena itu hanya untuk orang-orang yang terpilih...
Kalau kamu bisa menyampaikannya dengan baik kepada teman, sahabat, kerabat dan saudaramu, akan semakin banyaklah orang-orang baik mengelilingimu...
Namun kalau kamu ragu dan takut akan fitnah yang akan ditimbulkannya, berbuatlah, lakukan sehingga mereka melihat kebenaran itu indah ketika engkau melakukannya...

Namun seandainya kamu menemukan dirimu ternyata salah, bersyukurlah...
Syukurilah jalan yang memang telah dipersiapkan untuk kau lalui dalam khilaf hingga kau menemukan jawaban dalam pencarianmu untuk kembali...
Kabarkanlah dengan baik tanpa harus merendahkanmu hingga semakin banyak orang baik dapat belajar darimu...
Namun kalau kamu ragu dan takut akan fitnah yang akan ditimbulkannya, berbuatlah, lakukan sehingga mereka melihat kebenaran itu mudah ketika engkau mau berubah...

"Klo kamu begitu benar, knapa hidupmu belum baik?"
Seperti wirit dan dogma, tanyakanlah berulang kali pada dirimu sendiri hingga engkau merasakan kelapangan dalam dadamu, ringan dalam kepalamu dan beningnya warna kebenaran di pelupuk matamu...

Semoga engkau semakin paham nduk...

"Klo kamu sebegitu benar, knapa hidupmu belum juga baik?"

Tuesday, May 31, 2011

cara Tuhan memaksa

"@Robi: kayak ikut UN aja... "Yg aku dapet adalah pemahaman dan keyakinan, apapun cara kita menolak dan bagaimanapun upaya kita mencari, tetaplah kehendak Tuhan yg terjadi, jadi bersahabatlah dengan apapun yg sedang berjalan atas hidup kita saat ini, hadapi dan jalani dengan sebaik-baik upaya dan sebaik-baik niat! Dan ketika itu juga hati akan dengan lembut membenarkan dan lapang menerima bahwa inilah yg dikehendaki Tuhan terjadi atas diri kita. Pada saat yang bersamaan tak adalah lagi rasa takut, khawatir dan kegelisahan... Tak ada lagi beban...", Robi, Apa sudah sesuai dgn yg pengen kamu dapet?"

Itu sih komentar gw ketika seorang teman minta untuk share... Memang sekilas seperti teoritis aja, apa istimewanya... Semua orang bisa saja menulis begitu tapi belum tentu bisa melakukannya... Bener banget... Tapi begitulah pembelajaran yg terjadi dan berlaku atas hidup kita hanya wajahnya saja yg berbeda tapi inti dan tujuannya semua adalah sama... Sebagai manusia sering kali seperti gw terlalu berlebihan memandang sesuatu, baik itu nikmat maupun musibah... Karena sebenarnya dari tiap wajah nikmat dan musibah yg datang silih berganti, hanya menghendaki satu perlakuan yg sama... syukur, ikhlas dan berbaik sangka... Maka hikmahlah yang akan kita terima... Subhanalloh...

Friday, May 6, 2011

Real bad day...

Satu-satunya yang paling lucu adalah kehidupan kita,
Satu-satunya yang paling menyedihkan adalah diri kita, satu-satunya yang paling konyol adalah hawa nafsu kita...

Kalau ingin tau apa yang sebenarnya sekarang sedang terjadi dalam episode kehidupan gw... Kira-kira begini:
Gw sekarang lagi apatis, jadi pecumah ngelawan orang apatis... Anggap aja gw udah gila atau makhluk aneh yang tiba-tiba muncul dari dalam perut bumi...
Gw hanya ingin berbagi rasa...
"Maap cin, gw orang susah, gw nggak bisa ngebayangin susahnya orang kaya, gw juga kagak paham urgensinya tidak pakai mobil 'yang itu' sementara ada mobil yang lain dibanding dengan ketika emak gw minta duit buat beli beras tapi gw kagak punya...
Gw juga nggak bisa ngebayangin gimana menyedihkannya lu bakal di negri orang dengan hanya membawa uang 5jt-10jt sementara gw disini kagak kemana-mana tapi kagak ada uang sepeserpun... Maap semua analogi itu terlalu rumit buat orang yang sudah bersahabat dengan kesusahan. Dan please deh, bukankah dunia diciptakan memang seperti itu, masing-masing dipergilirkan berurutan... Dan kalau kita bicara Tuhan, tidaklah sepantasnya lu khawatir karena Bumi Allah itu luas dan dimana pun kita berada pasti pertolongan itu akan turun, apalagi lu udah yaqin benar telah melakukan banyak hal untuk orang lain dan selalu mengingat Allah, jadi apa sebenernya yang lu khawatirkan?
Dan kalau dipikir, sebenarnya pertolongan Allah itu selalu turun, Allah membuka banyak jalan dan rizki, hanya saja lu sadarin atau tidak kita lebih sering lupa dan meninggalkan fokus serta niat awal kita. So, Janganlah keterpurukan yang sekarang lu alami menjadikannya sebagai alasan untuk mendapatkan pemakluman dari manusia lain...
Satu-satunya yang paling bertanggung jawab atas hidup kita ya kita sendiri, hanya ketika Allah berkehendak seandainya engkau kumpulkan semua orang dengan ide dan gagasan terbaik sekalipun dengan capital besar sekalipun tidak akan pernah bisa membatalkan ketetapan yang telah dikehendaki Sang Pemilik Jagad ini....

Pelajaran yang gw ambil dari setiap hal yang sejauh ini gw alamin adalah,
"Yang pasti setiap dari kita akan diuji atas apa yang telah diyakininya dan juga atas segala pilihan-pilihan hidupnya...",
karena dengan itulah ternyata Allah menuntut konsekwensi kita. Gw baru ngomong aja masalah memaafkan ama emak, ternyata Allah menghadirkan hal-hal yang ternyata akan menumbuhkan benih-benih kebencian yang masih tersisa. Dan terbukti memang gw masih menyimpan dendam yang sebenarnya sudah pernah melebur dan menjadi maaf. Tapi ternyata gw bukanlah orang yang cukup bisa berbesar hati untuk saat ini... Tapi semoga Allah masih membuka pintu ampunannya dan tetap mencurahkan kasihNYA untukku... Amin... Amin... Amin...

Namun ternyata memang begitulah permainan dan aturan yang Allah buat, semua itu tidak lain untuk menuntun kita mengenal lebih jauh tentang diri kita, ternyata apa yang bisa gw omongkan belum tentu bisa gw lakukan...

Allohhumma inni kuntumminadhollimin..
04/05/2011

Monday, May 2, 2011

Show me how to kill...

Rasanya tercekat...
Sesak...
Sakit...
Tapi nggak ada air mata...

Rasanya menyayat...
Sedih...
Pilu...
Nelangsa...

Ini bukan tentang siapa-siapa...
Bukan juga mengapa...
Tapi bagaimana?

Si bebal dan si dungu tiba-tiba menjadi sahabat karib,
Satu membual, satu termangu...
Satu asal, satu tak tau malu...

Show me how to kill...

Persetan dengan bualan si bebal...
Persetan dengan lagu-lagu si dungu...
Satu tak lebih baik dari lainnya,
Satu juga tak sama baik dari lainnya...
Sepertinya Ini ujian yang Allah coba turunin ke gw....
Ternyata, gw cuman beda tipis dari yang gw ungkapkan kekekeke...

Ya sudahlah saatnya lebih banyak bermunajat dan muhasabah....
Yang paling menyedihkan adalah ketika semua dianggap salah dan hanya diri sendiri yang dianggap benar, ketika semua harus dianalogikan dan diutak atik sehingga terlihat benar dan kembali diri sendiri yang terlihat benar...
Na'udzubillah jauhkan Ya Allah dari sifat-sifat yang demikian....

Saturday, April 16, 2011

Kedewasaan...

Sangat miris mendengar banyak hal terjadi diluar sana yang apabila dipikirkan dgn akal sehat seharusnya sangat bisa dihindari.
Penipuan lewat sms, penipuan lewat facebook sampai masalah kartu kredit.
Saking banyaknya berita yang senada diulang-ulang di televisi, mamak sempet pesen, ati-ati klo main facebook. Seumur idup dia belon pernah buka facebook, hanya demi denger berita bisa percaya begitu saja.
Menurut gw cuman satu kata yang paling cocok menyingkapi segala aspek buruk dari kemudahan dan tehnologi, KEDEWASAAN.
Kedewasaan memang melingkupi banyak hal, karena disana ada pengertian, pengalaman dan pembelajaran.
Seandainya saja masing-masing dari kita lebih banyak punya waktu untuk mendengar dan berinteraksi dengan diri sendiri, barangkali proses pendewasaan itu akan jauh lebih mudah dicapai.
Tapi menarik juga versi kedewasaan menurut Pak Mario (FB, 09.04.2011)
Jika Anda memberikan kesempatan
yang cukup kepada orang lain
untuk mengutarakan ketidak-setujuan mereka,
akan ternyata bahwa mereka sebetulnya
sependapat dengan Anda.
...
Sebagian besar ketidak-setujuan
orang lain kepada Anda,
bersumber dari sudut pandang yang berbeda
dalam melihat satu hal yang sama.

Bersabarlah dan tetaplah berlaku penuh hormat
dalam perbedaan pendapat.

Itulah kedewasaan.

Mario Teguh

Thursday, April 14, 2011

Pak Mario aja suka



Moment buat narsis hahahahahha....
Itu tuh pas Pak Mario bahas tentang kerja keras, 05.04.2011
Orang yang gemar menjauhi pekerjaan,
yang datang selambat mungkin,
tapi pulang secepat mungkin,
tidak boleh mengeluhkan keberuntungannya.

...Orang yang bekerja keras – saja,
belum tentu mudah dan melimpah rezekinya,
apalagi orang yang malas.

Memang kerja keras tidak menjamin kekayaan,
tapi tidak ada bentuk kesejahteraan apa pun
yang bisa diharapkan tanpa bekerja.

Belajarlah mencintai pekerjaan.

Mario Teguh
Gw cuman comment: "What a great quote, thanks sir!, "Memang kerja keras tidak menjamin kekayaan, tapi tidak ada bentuk kesejahteraan apa pun yang bisa diharapkan tanpa bekerja".

Karena emang bener, mamak sering tuh komplen ama aku. Udah brangkat pagi pulang malem, eh kagak punya duit juga...
Wek... lha emang belon jatuh rejekinya dari langit, tapi itu kata-kata yang udah sering ane denger, jadi ya udahlah biar aja...
Susah kan kalo musuh ortu... mosok gw mau ngomong, "ya yang lu inget jangan susahnya doang dong, senengnya yang kemaren-kemaren kemana?", cling bia jadi jambu monyet gw... mending jadi yang betina cantik, klo jadi yang tua brewokan... wakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk....

Hehehe... bukan maksudnya mo komplen balik ama ortu, tapi yang kudu diingat, kerja keras is a must!

Wednesday, April 13, 2011

Dimana laki-laki itu...???

Pertanyaan konyol:
"Apa sih yg membuat gw susah berhubungan dgn laki-laki?"
Sebenernya bukan susah berhubungan, komunikasi gw cukup bagus, gw juga fleksibel, gampang bergaul... Jadi mungkin Lebih ke apa yg membuat gw susah berkomitmen dgn laki-laki....

Well... It's not easy to answer... Perhaps I always meet a wrong guy,
  • He's nice, warm, banyak pengalaman, humoris, rapi, punya pekerjaan bagus, Islam yg lumayan taat, adore me and I almost fall in love with him but... He's marriage :'(
  • He's nice, warm, banyak pengetahuan, setia, loyal, kreatif, adore me and I'm crazy about him but... He's not Muslim
  • He's nice, warm, selalu punya waktu buat gw, helpful, always trying to make me laugh, adore me but... He's not my type. I don't like his teeth!
  • He's adore me, not speaks much, not creative at all, and I assume that he's a little bit idiot upsss sorry this is just because he always asking the same topic... Not my type. Man should be able to take the chance...
  • He's a good Muslim, handsome, polite, cool, have his own company, lovely... But I never meet him yet!
Oooooouuuuugggghhhhhhh....!!!!!

- Gw simple dan gampang banget... tapi gw nggak mau banget dibilang terlalu gampang....
- Gw banyak ngomong dan gw tau lu suka dengerin gw ngomong... tapi please deh, gw mendengar sama baiknya dengan gw ngomong, dan loe harus tau itu... tapi hanya dengan loe juga ngomong...
- Gw perfectionist tapi gw juga bikin banyak kesalahan dan loe nggak perlu takut itu
- Gw beryanyi sama buruknya ketika gw tertawa, and this is normal...
- Gw popular... popular is a character dan itu pun bisa loe pelajari...
- Gw sama baunya ketika bangun tidur
- Gw juga nggak suka mandi sore kalo emang udah terlalu sore dan dingin
- Elu punya komitmen begitu juga Gw... dan pasti lu akan marah ketika komitmen itu dilanggar, begitu juga gw...
- Lu pengen hanging out dengan teman-teman loe begitu juga gw kepengin blogging...
- Lu pengen mancing begitu juga gw pengen shopping
- Lu nggak suka dompet, handphone, laptop dan barang privasi elu gw acak-acak, begitu juga gw nggak suka lu naruh kaos kaki sembarang dan nggak ngebalikin barang pada tempatnya....

So where is the different?

ufsss... in this case, life is not just so simple and easy...

End of discussion....